Bodohnya aku satu ketika dulu, aku tidak minta doa dari Umi. Aku 'malu' utk tagih doa tersebut. Aku sombong, aku anggap itu tugas dia sbgi Umi. Aku tidak rasa aku harus tagih. Arhhhh egoisnya aku. 😥
Alangkah bodohnya aku , aku tidak tahu, betapa hebatnya kuasa doa itu. Betapa lekasnya doa itu di "approve" olehNya. Aku tak nampak nilainya di sisi Dia. 😓
Kini, aku buang jauh2 ego, malu, sombong, aku mengemis doa itu setiap hari kerana aku sudah tahu. Aku tidak bodoh lagi.
Tidak lagi!
Aku seru sekalian sahabat2ku para muslimin dan muslimat, tagihlah doa dari Umi kamu. Doa mustajab , doa mahal di pandangan Dia Yg Esa.😣
Suatu hari, di kala Umi tiada ada, dia bawa pergi kuasa doa ini bersama. Kita muflis. 😭
Redha Umi Redha Ilahi.
Alangkah hebatnya seorg UMI.
Ini kisah seorg Umi yg harus kita panjangkan pada semua. Ye semua, pada seorg anak juga sorg Umi.
Wasalam.
~NM~
No comments:
Post a Comment