Search This Blog

Tuesday, February 19, 2013

Bahagia suatu pencarian tiada nokhtah?

Kenal Bahagia

Kita kenal perkataan bahagia sejak kita lahir lagi...Dulu bila masa kecil kita cari jalan utk bahagia dgn tanpa berfikir panjang...

Jika lompat itu bahagia kita lompat
Jika lari itu bahagia kita lari
Jika makan aiskrim itu bahagia kita cari jalan dptkan aiskrim, kita rayu, kita merengek, kita pinta dgn tangisan...sbb kita mahukan aiskrim yakni kununnya membawa kepada bahagia



Itu dulu sewaktu akal belum menguasai...

Cari bahagia

Kini kita dewasa dikala kita masih lagi tercari- cari bahagia , kita cuba menggunakan akal utk fikir di mana itu bahagia...

Tak kurang juga yg duduk 'try' n 'error', mungkin aku bahagia jika aku ada segulung ijazah, maka kita dptkan ijazah... Bila sudah digenggaman... Bahagia tidak hadir...

Kemudian akal berputar , mungkin jika aku mempunyai kerjaya ada duit sendiri aku akan bahagia...Kita usahakan...sekali lagi bahagia tidak hadir...

Akal bekerja lagi, ermmm aku rasa aku perlu kahwin... Sudah kahwin, fikir lagi mungkin aku perlu ada anak. Kemudian, mungkin aku perlu rumah sendiri yg lebih besar, mungkin aku perlukan kereta yg lebih hebat dan bergaya..mungkin,mungkin...huh! Tak penatkah?

Kita kejar bahagia dunia tanpa henti...Bodoh sgt kah akal kita tidak berfikir dgn waras? Mencari bahagia dari kecil sehingga kini? 

Kita masih tak jumpai, kita tangisi ,kita usaha, kita gagal dan gagal...Persoalannya di sini...
Benarkah jalan yg kita susuri utk mencari bahagia ini?



Rahmat. Iman. Syukur.

Didalam Al-Quran surah Al-Imran ayat 8 menyatakan...

"Dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). "

Rahmat dariNya...Rahmat disisiNya...Kurnia dari Dia, Allah SWT...Itu satu 'point' yg agak penting, ayuh kita teruskan pencarian kita....

Bagaimana pula dgn Iman?

Rasulullah SAW pernah menyatakan yg mana org yg beriman itu sungguh bahagia kerana segala yg hadir itu bahagia atas sbb mereka bersyukur, dugaan hadir mereka bersyukur, nikmat hadir mereka bersyukur...Hidup mereka diselubungi dgn bersyukur...

Lebih- lebih lagi Allah SWT menyatakan dlm surah Al-Imran ayat 145...

"Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur."

Sayangnya dalam kehidupan ini kita hanya 'suka' menghitung-hitung dugaan dan kesusahan kita...kita lupa menghitung - hitung nikmat-nikmatNya...dan didalam Surah An-Nahl ayat 18 menyatakan...

"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya'kamu tak dapat menentukan jumlahnya." 

Begitu banyaknya nikmat-nikmat dariNya sehingga tak terhitung oleh kita... Allahukhbar!

Syukur dgn segalanya atau tidak itu bergantung pada pilihan kita...Sesungguhnya syukur hilang bila kita asyik memandang kehebatan org di atas kita. Rasulullah SAW mengajar kita menundukkan diri memandang sesiapa di bawah kita. Bukan utk kita bongkak dan sombong tapi utk muhasabah diri dan bersyukur.

Lihat kita dah dapat perjalanan yg benar utk menggapai bahagia...

Pertama, Pinta rahmatNya, Syukur atas segalanya dgn lengkapkan diri dgn cahaya imanNya...

Akhir kata...

Sebenarnya bahagia itu ada dlm diri...Bahagia itu kurniaNya...Kita perlu dekat dgnNya baru kita rasai bahagia...dan bahagia yg benar itu di syurgaNya...

Wallahulam.

~NM~


No comments: